Galeri Foto
Tidak mudah bagi warga Cimanggu mendapatkan akses listrik dari PLN, hingga akhirnya mereka mengusahakan sendiri dengan menggunakan mikrohidro. Sayangnya, dengan pengetahuan terbatas dan juga rumah turbin yang jauh, membuat warga merasa harus ekstra menjaganya. Bagaimanapun mereka memerlukan rumah turbin tersebut untuk penerangan keseharian desa mereka terutama di waktu malam hari. Lebih jauh dengan cerita ini lihat di: http://blog.iesr-indonesia.org/?p=106
6 Photos
Tidak banyak yang tahu bahwa desa kecil di Cinta Mekar, Kecamatan Sagalaherang, Kabupaten Subang, dulunya mengalami kegelapan dan tidak mendapatkan akses penerangan (listrik yang layak). Namun kini dengan upaya mandiri, mereka akhirnya mengupayakan Pusat Tenaga Listrik Mikrohidro (PLTMH) yang akhirnya menumbuhkan dinamika ekonomi masyarakatnya. Cerita terkait bisa dilihat di:http://blog.iesr-indonesia.org/?p=94
10 Photos
Sejumlah kawan-kawan dari Universitas Indonesia, Depok, ikut berpartispasi dalam menyerukan Keadilan Iklim bagi pemimpin negara maju emiter dunia. Ini adalah beberapa contohnya saja. Kalian pun bisa ikut mengirimkan seruan yang sama secara online di: http://www.iesr-indonesia.org/materi-kampanye/call-fo-climate-justice/
12 Photos
Enggak banyak kelompok band Indonesia mau terlibat dalam kampanye isu lingkungan yang keras dalam tema Keadilan Iklim, seperti yang dilakukan The Nunung CS Band. IESR dan CSF serta semua relawan mengucapkan terimakasih atas partisipasi aktif yang dilakukan kawan-kawan dari Nunung Band: Kamal (vokal), Nununk (gitar), Patul (bas), Toto (drum), Aweh (suling), Kudil (mandolin), dan Budi (ukulele). The Nunung CS adalah kelompok musik yang mengusung musik enggak biasa untuk digeluti anak muda jaman sekarang, yaitu orkes. Musiknya cukup membumi dengan lirik-lirik lagu sederhana dan keseharian serta mudah dipahami. Setelah iseng-iseng bermusik di kampus di sela kuliah mereka, dan bikin heboh acara Student Nite Fisip UI, kini Nunung Band, cukup dikenal dengan album mereka "Terima Pesanan". Terimakasih Nunung atas partisipasinya untuk Keadilan Iklim.
13 Photos
Chef terkenal Indonesia, Bara Pattiradjawane, ikut mengisi kartu Seruan Keadilan Iklim kepada Pemimpin Negara Maju, di stand relawan Pembela Keadilan Iklim, CSF-IESR, di Taman Menteng, Jakarta, Minggu, 25 Juli 2010. Bagi yang mau ikut rasa kepedulian seperti yang dilakukan Chef Bara, bisa kok, ikut gabung mengisi kartu seruan keadilan iklim kepada pemimpin negara maju, secara online di: http://www.iesr-indonesia.org/materi-kampanye/call-fo-climate-justice/
4 Photos
Mereka ikut menyerukan Keadilan Iklim dengan sukarela dan rasa kepedulian yang tinggi. Siapa lagi yang mau menyusul, silahkan kirim pesan Anda kepada pemimpin Negara Maju penyebab Ketidakadilan iklim ini, secara online di : http://www.iesr-indonesia.org/materi-kampanye/call-fo-climate-justice/
8 Photos
Ternyata tidak mudah rupanya untuk mengajak orang-orang peduli untuk menyerukan keadilan iklim kepada negara maju. Namun kami sangat mengapresiasi sejumlah orang yang mau menyatakan dukungannya lewat kartu Seruan Keadilan Iklim Kepada Negara Maju. Kami sangat mengapresiasi mereka. Terimakasih atas kepeduliannya
9 Photos
Sehari sebelum kampanye Seruan Keadilan Iklim kepada negara maju, Para Relawan Pembela Keadilan mempersiapkan diri termasuk membuat kotak kartu dukungan dari kerdus dan koran bekas. Terimakasih Mas Wahyu yang mau meluangkan waktunya untuk membantu kawan-kawan relawan ini. Terimakasih 'Wanchuy Wanti Isra Ihsani' atas fotonya. DItunggu foto-foto lainnya dari kawan-kawan relawan nih. Jangan lupa ya...
9 Photos
Workshop Menghitung Jejak Karbon ini hanya dihadiri sekitar 20 orang saja. Tapi semuanya mau mendengarkan dari awal hingga akhir. Terpenting adalah ketika saling berbagi pengalaman dalam hal hemat energi dan tips mengurangi emisi Co2 ini akhirnya menginspirasi beberapa orang lainnya. Mudah-mudahan bisa ditularkan kepada yang lainnya.
12 Photos
Climate Justice Officer, Siti Badriyah dan Staf Komunikasi IESR, Musfarayani, menjadi narasumber untuk kampanye Ayo Kita Diet Karbon, di Radio RRI Pro2, 105 FM, Jakarta, 17 Juli 2010. Sungguh luar biasa respon yang diberikan para pendengarnya. Terimakasih Mbak Laily Fithriyah dengan wawancaranya yang asik.
6 Photos
Saksikan IESR dalam acara Indonesia 2020, di Q-Channel (First Media- channel 22), pada hari Sabtu depan, 13 Juni pukul 11 siang. Indonesia 2020 menilai Kalkulator Jejak Karbon dalam kampanye Ayo Kita Diet Karbon, sangat menginspirasi. Mereka berharap Ayo Kita Diet Karbon bisa menginspirasi lebih banyak orang lagi untuk... berusaha maksimal mengurangi emisi Co2-nya dari kegiatan harian yang boros dan tidak penting. Fabby Tumiwa, Direktur IESR akan tampil sebagai narasumber
13 Photos
Sebanyak 23 Relawan Pembela Keadilan Iklim yang telah terpilih melalui seleksi, mengikuti pelatihan : Langkah Kecil untuk Mewujudkan Keadilan Iklim. Kegiatan ini digelar oleh IESR (Institute for Essential Service Reform dan CSF (Civil Society Forum) didukung oleh kawan-kawan kreatif dari RBK (Rombong Belajar kukusan) . Para relawan yang telah mengikuti pelatihan ini akan dilibatkan dalam kegiatan kampanye Seruan Keadilan Iklim kepada negara-negara maju, yang akan launching pada 25 Juli 2010 ini di Taman Menteng, Jakarta Pusat.
19 Photos
IESR hadir untuk acara SMU N yang memperingati Hari Pendidikan Nasional dengan mengangkat tema: Hidupku Berkualitas Karena Lingkunganku Sehat. Acara ini berlangsung di SMUN 6 Tangerang, diikuti 40 siswa dari berbagai SMU di Tangerang. Dalam acara itu IESR hadir sebagai narasumber dan pembicara dalam kapasitas memberikan pendidikan publik tentang kesadaran terhadap persoalaan pemanasan global dalam konteks di Indonesia juga Kampanye AYO KITA DIET KARBON. Antusiasme siswa begitu luar biasa di acara ini. Salut yah, buat kawan-kawan SMUN.6 Tangerang. Catatan: Tanggal yang tertera dalam setiap foto disebabkan kesalahan pengaturan si punya kamera. Kegiatan ini diambil pada hari Sabtu, 21 Mei 2010, di SMU N 6 Tangerang. Foto ini adalah dokumentasi dari SMUN 6 Tangerang.
21 Photos
IESR dan Publish What You Pay, Kamis, 6 Mei 2010, di Jakarta, menggelar Media Briefing terkait telah ditandatanganinya Peraturan Presiden (PerPres) No 26 Tahun 2010 tentang Transparansi Pendapatan Negara dan Daerah dari Industri Ekstraktif. PerPres ini memang dianggap satu langkah kecil dalam mendorong keterbukaan pelaporan pendapatan usaha industri ekstraktif dan penerimaan pemerintah dalam usaha ini ke pemerintah. Namun, PerPres ada sejumlah kelemahannya yang dikhawatirkan akan melemahkan semangat keterbukaan itu. Cerita selengkapnya bisa dilihat: http://www.iesr-indonesia.org/2010/05/press-release-pemerintah-dan-perusahaan-ei-indonesia-diserukan-untuk-serius-terapkan-eiti/
11 Photos
Menghadapi Konsultasi Publik Bank Dunia, pada 6 Mei 2010 di sektor energi Indonesia, kelompok organisasi masyarakat sipil Indonesia melakukan workshop dan meeting guna menelaah kembali sepak terjang Bank Dunia di sektor eenergi selama 40 tahun di Indonesia. IESR juga mempublish hasil penelitian sepak terjang bank dunia di sektor energi yang langsung dijelaskan peneliti IESR, Daniel King. Sebagai Kelompok Bank Dunia (WBG) dengan peningkatan general capital $ 86 miliar dari pemegang saham utama mereka, tampak jelas Bank dunia dan kelompoknya tetap tidak menunjukkan komitmenya dalam menjalankan mandat terhadap publik guna mendukung langkah-langkah pembangunan berkelanjutan, penanggulangan dan pengurangan kemiskinan serta menegakkan energi bersih. Sebaliknya, Bank Dunia tetap akan memobilisasi uang rakyat untuk mesubsidi industri bahan bakar fosil dalam termal skala besar, proyek-proyek hydropower dan reformasi energi yang terkait. Berita terkait bisa dilihat di:http://www.iesr-indonesia.org/2010/05/press-release-time-for-the-world-bank-to-clean-its-energy-investments-%E2%80%93-or-lose-relevance/ dan di: http://www.iesr-indonesia.org/2010/05/bank-dunia-tidak-menyentuh-masyarakat-miskin-dan-perbaikan-iklim/
27 Photos
Pada 26 April 2010, 40 orang aktivis organisasi masyarakat sipil dari Greenpeace, WALHI, KIARA, Jatam, MANUSIA, IESR, SHI, SatuDunia, CSF, Muria Institute dan PMB membentangkan spanduk sepanjang 90 meter bertuliskan “No Nukes, No More Chernobyl” di depan Kementerian Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM). Hal ini dilak...ukan dalam memperingati kecelakaan nuklir yang fatal yang terjadi 24 tahun silam dan mendesak pemerintah membatalkan rencana pembangunan pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) di Indonesia. Selain di Jakarta, aksi penolakan pembangunan PLTN juga terjadi Jepara, Madura, Samarinda, dan Bangka-Belitung, di mana pemerintah daerah kedua propinsi terakhir tersebut menginginkan pembangunan PLTN di daerahnya. Pada tanggal 26 April 1986 terjadi kecelakaan fatal yang menimpa reaktor nomor 4 di pembangkit listrik tenaga nuklir Chernobyl di Ukraina, yang pada saat itu masih menjadi bagian dari Uni Sovyet. Sebagian besar radiasi dilepaskan dalam 10 hari pertama setelah kecelakaan, mencemari daerah yang sangat luas dan menimbulkan dampak negatif pada jutaan orang. Informasi selengkapnya bisa dilihat di http://www.iesr-indonesia.org/2010/04/jangan-ada-lagi-chernobyl-nuklir-bukan-solusi-energi-indonesia/
19 Photos
Pada tanggal 24-25 April lalu, IESR mengikuti kegiatan menanam terumbu karang di Pulau Pramuka bersama komunitas picnicholic. Sejumlah terumbu karang kini telah ditanam bersama sejumlah terumbu karang lainnya yang telah ditanama jauh-jauh sebelumnya. Semoga terumbu karang itu berkembang semakin baik. Semua foto ini milik: Henriette Imelda Rambitan Lebih detil tentang kegiatan bisa dilihat di: http://www.iesr-indonesia.org/2010/04/seri-kegiatan-hari-bumi-iesr-menanam-kembali-benih-terumbu-karang-dan-bakau-di-kepulauan-seribu/
11 Photos
Hari terakhir dalam rangakain memperingati Hari Bumi, Kampanye Aksi Ayo Kita Diet Karbon, dilakukan di Taman Suropati, Minggu 25 April 2010. Acara itu berkoloborasi bersama CSF(Civil Society Forum) dan jaringannya. Antusiasme masyarakat yang kebetulan ada di taman itu cukup besar untuk mengetahui apa itu diet karbon. Serta hal-hal yang mereka bisa lakukan untuk "diet" karbon untuk bumi lebih baik. Data yang masuk ke IESR terkait pengisian kalkultor karbon tidak akan dijadikan sekadar data dan angka yang masuk. Insya Allah kami akan mengingatkan semua orang yang pernah mengisi jejak karbonnya, tentang komitmen diet karbonnya. Terimakasih atas partisipasi Anda dalam kegiatan ini ^_^
6 Photos
Banyak orang ternyata tidak mengetahui bahwa aktivitas keseharian mereka bisa berkontribusi bagi bumi yang lebih baik atau lebih buruk. Dengan melakukan diet karbon, setidaknya aktifitas seperti terus menerus menyalakan kipas angin atau AC, atau lupa mencopot kabel charger hp, atau makan sesuatu tetap tidak dihabiskan, meminum air dari botol kemasan, mulai saat ini bisa dikurangi. Sejumlah masyarakat mencoba memastikan seberapa besar mereka berkontribusi bagi kebaikan bumi dengan menghitung jejak karbon mereka masing-masing bersama IESR secara langsung di acara KNLH TIM, Cikini, Jakarta. Anda pun bisa melakukannya secara online dimana saja, silahkan kunjungi website kami: http://www.iesr-indonesia.org/ lalu pilih dan klik menu Kalkulator Jejak Karbon atau langsung di unduh di: http://www.iesr-indonesia.org/carboncalculator/calculator.php Location: 23 April 2010, TIM Cikini
11 Photos
Inilah ekspresi dan antusiasme orang-orang yang mengunjungi stand kami untuk ikut "aksi" AYO KITA DIET KARBON. Tentu saja tidak perlu turun ke jalanan, caranya mudah, hanya mengisi form Kalkulator karbon selama lima menit saja. Stand IESR- AYO KITA DIET KARBON, di TIM Cikini Jakarta akan berlangsung hingga Sabtu tanggal 24 April 2010, dimulai pukul 09.00-17.00 WIB. Aksi ini akan dilanjutkan pada Minggu 25 April 2010, dimulai pukul 09.00-17.00 Bagi kalian yang tidak sempat ke sana atau berada jauh dari Jakarta, jangan khawatir,tetap bisa ikut dalam aksi ini. cukup mengunjungi web kami di: http://www.iesr-indonesia.org lalu masuk ke menu KALKULATOR JEJAK KARBON atau bisa menghubungi langsung ke: http://www.iesr-indonesia.or/carboncalculator/index.php Selamat Diet Karbon yaaa :D Location: TIM CIKINI, Jakarta, 22 April 2010
25 Photos
Aksi: AYO KITA DIET KARBON, diluncurkan oleh IESR bersamaan dengan kuliah umum tentang Climate Change for young generation: What is all about. Diet Carbon ini mengajak tiap individu menghitung karbon Co2 (Kalkulator Jejak Karbon) dalam kegiatan keseharian mereka. Jika Anda ingin terlibat dalam aksi ini, silahkan hitung emisi karbon Anda, dalam situs kami di http://www.iesr-indonesia.org dan silahkan klik menu Kalkulator Jejak Karbon. Atau kunjungi langsung http://www.iesr-indonesia.org/carboncalculator/index.php Location: FE UI, DEPOK, Rabu 20 November 2010
8 Photos
Kuliah umum tentang perubahan iklim adalah bagian dari kampanye Program Keadilan Iklim IESR, sebagai pendidikan publik. Kuliah ini dimaksudkan agar masyarakat bisa tahu lebih jauh tentang duduk persoalan perubahan iklim dalam ari sebenernya. Kuliah umum kali ini adalah yang ketiga kalinya, mengambil tempat di Fakultas Ekonomi, UI, Depok pada 20 Februari 2010
10 Photos
Workshop ini membahas tentang gambaran usaha industri ekstraktif di kawasan Asean. Acara ini dihadiri lima perwakilan CSO Asean yang khusus mefokuskan diri pada isu anti korupsi dan keterbukaan bagi pelaporan penerimaan dan pendapataan terkait industri ekstraktif. Timor Leste, Philipina, Myanmar, Kamboja dan juga Indonesia ingin menguatkan visi untuk mendorong upaya EITI ke pemerintahnya masing-masing. Workshop ini adalah awal kerjasama penguatan CSO untuk mendorong diterapkannya EITI (Extractive Industry Transparency Iniative), yang dilakukan di Jakarta.
28 Photos
This is the second session of educating children about global warming. Part of Asisi school's Go Green program, where TCPI also gave its service. Lead and organized by the Civil Society Forum on Climate Justice (CSF) and Institute for Essential Service Reform (IESR). Ot...her NGOs like WALHI, Satu Dunia, and Jatam also took part in this program. The enthusiastic students in the picture is 3-5 graders, members of the science club. The session started with a presentation about global warming, followed by a short movie from Walhi called "The Fridge". After thatthe students were requested to write a Global Warming message to Indonesian and World leaders.
44 Photos
TCPI takes part in educating children about Global Warming and Climate Change. Organized and lead by the Civil Society Forum on Climate Justice and Institute for Essential Service Reform (IESR), this learning session for children is part of Asisi Catholic School's "Go Green" program. Asisi, which happens to be President Obama's former elementary school during his childhood days in Jakarta, just launched the program with the intention to educate the students about environment. The session shown in the pictures was a drawing class for students grade 1-2. CSF and TCPI took the opportunity to teach the class about global warming and its impacts, followed by drawing session. Location: SD Asisi, Jakarta
13 Photos
Popularity: 18% [?]



