Last Update: September 5, 2010, 14:47 WIB       ENGLISH VERSION  |  BLOG  |  FACEBOOK  |  TWITTER  

Tata Kelola Ketenagalistrikan


Program Tata Kelola Ketenagalistrikan (Electricity Governance) bertujuan  mendorong terlaksananya reformasi tata kelola di sektor ketenagalistrikan  Indonesia, dengan fokus pada peningkatan akuntabilitas dan transparansi penyediaan tenaga listrik oleh utilitas publik dan swasta , serta mendorong partisipasi publik dalam perumusan kebijakan dan regulasi di sektor kelistrikan.

IESR dikenal sebagai salah satu dari sedikit institusi yang memiliki kredibilitas dalam isu kelistrikan. Analisa dan pendapat dari para ahli IESR tentang hal-hal yang menyangkut ketenagalistrikan di Indonesia seringkali dikutip oleh media cetak dan ditampilkan di media elektornik (TV dan radio) baik domestik maupun internasional.

Sub program:

  1. Electricity Governance Initiative (EGI): merupakan inisiatif internasional yang diinisiasi oleh World Resource Institute dan Prayas Energy Group pada tahun 2003 yang melakukan kajian (assessment) tata kelola sektor ketenagalistrikan di sejumlah negara. IESR menjadi anggota EGI-network dan merupakan anggota inti dari tim EGI Indonesia sejak 2003 (pada waktu itu masih bernama WGPSR). Toolkit EGI dipakai untuk melakukan pemantauan kualitas tata kelola di sektor listrik Indonesia secara berkala.
  2. Electricity Provision Monitoring: merupakan suatu rangkaian kegiatan pemantauan atas: (1) kualitas pasokan listrik dan kinerja PLN sebagai utilitas publik; (2) kebijakan, peraturan dan program serta tari dan subsidi listrik di Indonesia; (3) proyek-proyek ketenagalistrikan khususnya yang berbasis pada energi fosil (fossil fuel-based ) dan berpotensi menimbulkan dampak lingkungan dan sosial, dan yang melibatkan lembaga keuangan internasional (International Financial Institution).
  • Share/Bookmark


Tunjukkan dukungan Anda dengan mengisi kartu: Seruan Keadilan Iklim Kepada Negara Maju di sini dan gabunglah dalam facebook group kampanye ini, klik di sini