Last Update: September 5, 2010, 14:47 WIB       ENGLISH VERSION  |  BLOG  |  FACEBOOK  |  TWITTER  

Fakta Keadilan Iklim

KENAPA KITA PERLU MENYERUKAN KEADILAN IKLIM KEPADA NEGARA MAJU?

Terhitung sejak Revolusi Industri 1750, kadar Co2 atmosfer bumi kita semakin meningkat. Negara maju yang mewakili 20% dari populasi dunia, telah menghasilkan lebih dari 70% emisi historis (sejak revolusi industri), jauh lebih banyak dari bagian adil mereka berdasarkan emisi per kapita yang seimbang.

Contoh konkrit adalah negara Amerika Serikat dengan penduduk hampir 5% dari populasi dunia, telah menyumbang 25% dari total emisi karbon. Hingga perundingan dalam Konferensi Perubahan Iklim yang digelar PBB pada COP 15 di Copenhagen, Amerika Serikat sebagai negara pengemisi karbon terbesar di dunia hingga kini belum menunjukkan komitmennya yang tinggi mengurangi emisi mereka yang tinggi.

Sebagai catatan emisi yang dikeluarkan Negara-negara maju ini atau dikenal sebagai negara industri atau biasa dikenal Annex1, telah melemahkan kemampuan bumi untuk menyerap gas-gas tersebut dan menyebabkan krisis iklim global. Hal ini bisa dibandingkan setimpal dengan rata-rata jejak ekologi tertinggi perkapitas penduduk Amerika Serikat (9,5 gha/global hektare), Inggris (5,45 gh). Dan itu artinya dalam kemampuan bumi, maka Amerika membutuhkan 9,5 planet yang setara dengan bumi, dan Inggris, lima planet bumi!! Jika diakumulasi sejak 1750 (revolusi industri) hingga 2006 saja maka tercatat bahwa Amerika ada di peringkat pertama sebagai emiter se-planet bumi dengan kontribusi karbon 337, 747.80 Cmt (carbon metric ton) CO2e atau 29% dari total emisi dunia. Disusul Jerman 80,377.00 cmt CO2e (6,99%), Inggris 68,235.00 Cmt CO2e, Jepang 44,535,20 Cmt CO2 (3,87%), dan Perancis 32,278.60 (2,81%) – sumber dari Climate Analyse Indicators Tool (CAIT) version 7,0, Washington DC, 2010).

Betapa tidak adilnya mereka memperlakukan bumi kita yang hanya satu-satunya ini, sedemikian rupa. Akibat ulah mereka, banyak negara belahan dunia lain, negara berkembang, seperti halnya Indonesia, menjadi negara yang paling rentan terkena dampaknya. Masalah krisis pangan dan ketahanan pangan, sosial dan ekonomi bahkan, mulai menghantui. Beberapa di antaranya telah dirasakan dampaknya secara langsung oleh petani dan para nelayan kita. Belum lagi menyebut soal bencana lainnya.

Oleh karena itu kami mengajak kawan-kawan untuk gabung meyerukan untuk keadilan iklim ini kepada para Negara emiter dunia ini untuk secara serius mengurangi emisi karbon mereka ke bumi kita secara drastis dan meminta mereka bertanggung jawab dalam membayar hutang iklim kepada Negara-negara yang terkena dampak dari ulah mereka, seperti Indonesia yang rentan ini.

NEGARA MAJU HARUS MEMBAYAR HUTAN IKLIM :

Hutang Iklim Negara Maju

APA ITU HUTANG IKLIM?

  • FACTSHEET MENUNTUT HUTANG IKLIM NEGARA MAJU versi PDF, klik di bawah ini:

factsheet Menagih Hutang Iklim Negara Maju

  • Share/Bookmark


Tunjukkan dukungan Anda dengan mengisi kartu: Seruan Keadilan Iklim Kepada Negara Maju di sini dan gabunglah dalam facebook group kampanye ini, klik di sini