Archive for 2008
PLTU Rembang, Masa Depan Listrik Nasional
Oleh: Â Modesta Fiska KRISIS listrik yang membayangi bangsa ini seolah jadi momok menakutkan bagi banyak kalangan. Apalagi di dunia usaha dimana potensi ancaman krisis listrik benar-benar menggerus produktivitas mereka. Lalu pemerintah? Bagai buah simalakama rasanya mengingat dengan menggebu-gebu jajaran pejabat itu sibuk menggenjot investasi agar perekonomian terus bergairah. Tapi tentu saja jika tidak didukung ketersediaan [...]
Pelanggan Listrik Rumah Tangga Perlu Diatur
JAKARTA, SELASA -Â Tulus Abadi, anggota Tim Peningkatan Efisiensi Ketenagalistrikan, berpendapat, kebijakan pemerintah yang mengatur penggunaan listrik bagi pelanggan industri kurang tepat. Sebab, pelanggan listrik industri hanya sekitar 40 persen. “Seharusnya, program serupa juga diterapkan untuk pelanggan listrik rumah tangga. Konsumsi listrik pelanggan rumah tangga lebih tinggi,” kata tulus di Jakarta, Selasa (15/7). Hal senada [...]
Menghadapi Krisis Energi (Yang Makin Parah)
Senin, 14 Juli 08 Oleh: Fabby Tumiwa (Pengamat energi dan kelistrikan serta Direktur Institute for Essential Services Reform (IESR) Apa yang akan terjadi di negeri ini? jika harga minyak mentah dunia mencapai US$200 per barel? Jawabannya adalah pasok premium, solar, dan minyak tanah di seluruh Indonesia makin langka. Selain itu, terjadi antrean panjang kendaraan bermotor [...]
Crash Program II Tak Layak
Pembangkit listrik atau crash program tahap II yang tak lagi mengandalkan batubara dinilai tak layak baik dari sisi teknis dan finansial. Pemerintah diminta membatalkan proyek crash program II tersebut.
3 Pembangkit Kekurangan BBM, PLN Dinilai Lalai
JAKARTA – Institute for Essential Services Reform (IESR) menyesali terjadinya pemadaman listrik di Jawa-Bali akibat ketiadaan pasokan BBM untuk tiga pembangkit listrik tenaga gas uap (PLTGU) milik PT Pembengkit Listrik Negara (PLN). Pasalnya, pemadaman ini menunjukkan tingkat kesiapan dan kehandalan pembangkit PLN sangat rendah.
Pemerintah Tak Serius Garap Energi Alternatif
Jakarta–Kelambanan pemerintah untuk mencari pembangkit energi alternatif menjadi bukti ketidakseriusan dalam mencari solusi dari krisis listrik yang ada sekarang ini. Sementara itu, alternatif sumber daya pembangkit yang ada, seperti nuklir dianggap masih kurang meyakinkan.
“Orang PLN Banyak yang Mampu”
Kementrian Negara BUMN berencana merestrukturisasi manajemen PT Perusahaan Listrik Negara (PLN). Tugas yang bakal dihadapi direksi baru pun cukup berat. Terutama, menyangkut pasokan listrik yang terus menyusut dan tuntutan pengurangan subsidi listrik.
Krisis Listrik Jawa-Bali– Masalah yang tak Kunjung Selesai
Sistem kelistrikan Jawa-Bali kembali semaput menjelang tutup bulan Februari lalu. Krisis listrik yang dipicu menipisnya pasokan listrik pada sejumlah PLTU PT PLN (Persero) akibat sulitnya kapal tongkang merapat ke dermaga akibat gelombang tinggi di perairan laut. Namun, respons dari pejabat PLN mencuat, cuacalah yang menjadi biang keladinya.
Krisis Listrik Jawa-Bali — Masalah yang tak Kunjung Selesai
Sistem kelistrikan Jawa-Bali kembali semaput menjelang tutup bulan Februari lalu. Krisis listrik yang dipicu menipisnya pasokan listrik pada sejumlah PLTU PT PLN (Persero) akibat sulitnya kapal tongkang merapat ke dermaga akibat gelombang tinggi di perairan laut. Namun, respons dari pejabat PLN mencuat, cuacalah yang menjadi biang keladinya.
Mari Menghemat Listrik
Petugas PLN memeriksa sistem transmisi listrik di Jakarta. Pemadaman itu berkaitan dengan terhambatnya pasokan batu bara untuk menggerakkan mesin pembangkit listrik. Hal ini disebabkan terhambatnya kapal pengangkut batu bara dari Pulau Kalimantan. Kapal terkendala sampai di pelabuhan tepat waktu karena dihantam gelombang tinggi akibat badai Nicholas yang terjadi di selatan Pulau Bali. Akibat dari itu, pembangkit listrik pun tidak maksimal menghasilkan listrik.
Warga sesalkan kekurangjelasan Sosialisasi Pemadaman Listrik
kapanlagi.com – Sosialisasi tentang pemadaman listrik yang dilakukan oleh Perusahaan Listrik Negara (PLN) dirasakan sebagian warga kurang jelas dan tidak dijabarkan secara terperinci sehingga terdapat warga yang menyesalkan hal tersebut.
“Saya lihat di berita, listrik baru akan dipadamkan pada Kamis (21/2). Tapi nyatanya mati lampu di rumah saya sudah terjadi pada Rabu (20/2) malam,” kata warga Ciputat, Surami (58), di Jakarta, Jumat.



